Gudeg merupakan makanan khas jogja yang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan dari luar jogja. Berikut ini 5 Gudeg murah Jogja yang enak dan lezat :
1. Gudeg Bu giyo Kalasan
Gudeg Bu Giyo sudah berdiri sejak kurang lebih 40 tahun yang lalu, berlokasi di Dusun Sorogenen 2, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY (dekat Bandara Adisucipto Yogyakarta).
Harga mulai dari 10rb s/d 30rb rupiah per porsi. Atau jika kalian mau pesan yang besekan juga bisa, mulai dari harga 100rb. Tergantung paket gudeg yang ingin anda beli. Jam buka Gudeg Bu Giyo mulai dari jam 06.00 s/d 11.00.
Bagi Anda yang ingin menjadikan Gudeg Bu Giyo sebagai oleh-oleh anda bisa memesan melalui CALL/WA : 0813-9155-7659, free delivery.
2. Gudeg Yu Sum
Berlokasi di Jalan Imogiri Timur 165 Yogyakarta ( 50 meter selatan terminal Giwangan), No telepon (0274) 8547666.
Menu makananan nasi gudeg krecek dengan lauk telur, tempe, ayam suwir, paha, sayap, dada, dan lainnya berkisar antara Rp 11.000,- s/d Rp 35.000,- (*tergantung menu yang dipesan). Paket besek dan kendil berkisar antara Rp 70.000,- s/d Rp. 270.000,-. Harga sudah termasuk kendil / besek. Untuk kemasan karton ditambah Rp.10.000,00.
1 nasi gudeg telur tahu + 1 nasi gudeg ayam suwir + 1 nasi gudeg rempelo ati + 1 es lemon tea + 1 wedang uwuh + 1 jeruk panas + 1 krupuk = Rp. 54.000,00. Buka setiap Senin – Minggu, pukul 05.00 – 21.00 WIB.
3. Gudeg Pawon
Gudeg ini beralamat di Jalan Prof. Dr. Soepomo SH No. 36, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. Jam operasional: 22.00 – 24.00, Telepon: 0852 2847 0264. Harganya mulai Rp12.000 – Rp30.000. Atau ada juga paket besekan mulai dari Rp150.000.
Dinamakan Pudeg Pawon”, karena gudeg ini dimasak, dijual, disajikan, dan disantap di “pawon” alias dapur yang sama. Kelezatan gudeg basahnya memang sudah tersohor. Uniknya, gudeg ini baru mulai berjualan sekitar jam 10 malam dan biasanya langsung ludes dalam tempo 2 jam saja. So, buruan kesini gaess..
4. Gudeg Yu Jum
Pusatnya ada di Jalan Laksda Adisucipto Km. 9 No. 6A, Yogyakarta; Telepon: (0274) 48458/0856 286 6001. Selain berlokasi disini, Gudeg Yu jum juga membuka cabang di 5 lokasi salah satunya ada di Jalan Wijilan No.167, Panembahan, Kraton Yogyakarta ; Telepon: (0274) 450 989 dan Jalan Wonosari km 7, Gading, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta; Telepon: (0274) 291 0155. Buka mulai dari jam 07.00 s/d 21.00. Telepon: (0274) 564 734 / 0815 7574 1784.
Harga: Rp10.000 – Rp42.000
Citarasa manisnya sangat khas yang membuat Gudeg Yu Jum selalu laris. Rahasianya? Nangka muda “khusus”, areh yang kental, dan penggunaan kayu bakar untuk memasak.
5. Gudeg Bu Tjitro 1925
Berlokasi di Jalan Janti No. 330, (depan Jogja Expo Center), Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Buka mulai dari jam 07.00 s/d 21.00. Telepon: (0274) 564 734 / 0815 7574 1784.
Harga: Rp35.000 – Rp50.000
Keistimewaan dari Gudeg Bu Tjitro adalah Anda bisa membawa pulang dengan kendil yang bisa tahan 2 hari, atau kemasan kaleng, yang bisa tahan 1 tahun! Rasanya pun tetap menggoyang lidah. Tapi rasa gudeg otentik, dengan daun pepaya, sambal krecek yang khas, dan aneka lauk sedap memang hanya bisa Anda jumpai di tempat aslinya.
6. Gudeg Mbah Lindu
Gudeg ini berlokasi di Jalan Sosrowijayan (depan Hotel Grage Ramayana), Sosromenduran, Yogyakarta.
Jam operasional: 05.00 – 10.00
Harga: Rp15.000 – Rp20.000
Saat mencari sarapan di sekitar Malioboro, carilah poskamling sederhana yang dikerumuni orang di Jalan Sosrowijayan. Itulah Mbah Lindu yang gudegnya sudah dikenal sejak jaman penjajahan! Racikan nasi gudeg dengan krecek dan berbagai sayur yang tersaji di atas pincuk (daun pisang yang ditusuk lidi) itu bisa jadi makanan favorit nenek kita dulu.
7.
7. Gudeg Cukupan Batas Kota
Berlokasi di Jl. Laksda Adisucipto No.41 (seberang Hotel Saphir) Depok, Sleman, Yogyakarta.
Jam operasional: 22.00 – 03.00
Harga: sekitar Rp13.000 – Rp28.000
Setiap malam tiba, ada kudapan lezat tepat di perbatasan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Itulah Gudeg Cukupan, gudeg kering dan manis dengan kuah kental yang bumbunya nendang banget di lidah. Cocok untuk jajanan malam hari. Apalagi kalau ditemani secangkir teh hangat sambil lesehan di pinggir jalan.













