Apa saja Obyek wisata jogja di lereng-lereng merapi?

Wisata pegunungan, Wisata air, Wisata kuliner mana yang menjadi favorit kalian? Semua orang memiliki selera masing-masing Tapi untuk kali ini, saya ingin memberi informasi tentang Wisata Pegunungan. Tepatnya Obyek Wisata di sekitar Gunung Merapi. Apa saja Obyek Wisata Jogja di lereng-lereng Merapi? Berikut ini beberapa yang paling ngehitz :

Kaliurang. Berlokasi di dusun hargobinangun kecamatan pakem sleman yogyakarta. Obyek wisata ini bisa dibilang merupakan ikon kota jogja. Ya, siapa yang tidak kenal dengan kaliurang. Di sini kita akan menjumpai sebuah pemandangan pegunungan hijau yang sangat indah, udara yang menyegarkan pikiran serta binatang2 seperti monyet juga kita akan temui disini.

Obyek Wisata Kaliurang menyediakan taman-taman kecil untuk kita duduk dan bersantai bersama keluarga menikmati suasana. Di sisi sebelah atas Taman terdapat Air terjun kecil yang airnya sangat sejuk. Sangat cocok bagi kalian untuk mengajak keluarga/sahabat tercinta ada. Disini juga terdapat warung kuliner dengan makanan khas nya yaitu sate kelinci. Hmmmm, rasanya pasti nikmat sekali. Rekreasi bersama keluarga, melihat pemandanga yang indah, dan juga menyantap sate nya yang lezat bareng keluarga/sahabat anda.

The Lost World Castle. Kaliurang juga memiliki objek wisata kekinian yang bisa kamu kunjungi yaitu The Lost World Castel. Jl. Petung Merapi, Petung, Kepuharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman. Awalnya tempat ini disebut sebagai Benteng Takeshi karena bentuknya yang mirip dengan Tembok Besar China. Keberadaan dari tempat wisata di Kaliurang ini pun semakin populer setelah fotonya banyak diunggah ke media sosial oleh para wisatawan yang datang ke sana. 

Menariknya lagi, lokasinya berada di daerah rawan bencana dan masuk dalam zona merah. Namun, justru di sinilah TLWC berdiri dengan memanfaatkan batu sisa erupsi Merapi. Keunikannya yang tiada duanya menggabungkan wisata alam dan buatan sangat layak sebagai tujuan wisata.

The Lost World Castle membebankan Harga Tiket sebesar Rp30.000, dan untuk Jam Bukanya adalah pukul 07.00 – 18.00 WIB. Biaya tersebut berlaku per orang, baik dewasa maupun anak-anak. Namun, tiket tersebut belum termasuk tiket parkir.

Ledok Sambi. Berlokasi di Jl. Kaliurang No.KM. 19, 2, Area Sawah, Pakembinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Merupakan wisata dengan pemandangan alam hijau dan sungai yang jernih menyegarkan menghampar di lembah Kali Kuning. Di tempat ini wisatawan bisa menikmati sawah membentang, ladang dan rumput hijau seluas mata memandang, termasuk menikmati pemandangan puncak Merapi.

Jika ingin piknik di pinggir sungai, kamu bisa beli makanan dan minuman yang disediakan di sana dengan harga makanan sekitar Rp 4.000 – Rp 18.000 dan harga minuman adalah sekitar Rp 5.000 – Rp 15.000. Sementara untuk kemah, harga sewa lahan bagi yang memiliki peralatan sendiri adalah Rp 35.000 per orang. Apabila ingin menyewa tenda, harganya Rp 120.000 per malam.

Satu lagi disini juga terdapat wahana fliying foxnya gaess… cukup dengan membayar 25rb saja kalian bisa turun ke lembah dengan menggunakan flying fox ini.

Wisata LAVA TOUR MERAPI. Untuk Informasi obyek wisata berikutnya, kalian dapat menjangkaunya dalam satu kali perjalanan dengan menggunakan jeep Lava Tour. Kalian akan dikenakan sejumlah biaya untuk tour menggunakan jeep ini. Durasi waktunya tergantung paket yang anda pilih mulai dari 1,5jam s/d 3,5jam. Biaya sewanya juga berbeda-beda, mulai dari 350rb s/d 600rb. 1 jeep biasanya bisa di isikan 4-6 orang. Jadi kalian bisa patungan dengan rekan kalian sehingga lebih irit biayanya. Berikut ini beberapa obyek2 wisata dalam rute lava tour yang akan kalian lewati :

  • Museum sisa hartaku. Terletak di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Salah satu bukti dahsyatnya letusan Gunung Merapi pada 2010 itu terekam jelas pada sebuah museum mini. Dalam museum ini, terdapat peninggalan barang-barang yang menjadi saksi bisu letusan dahsyat Merapi pada 2010 lalu. Seperti televisi atau komputer yang sudah meleleh, kerangka motor bebek yang sudah berkarat dan masih diselimuti bekas debu Merapi. Selain itu ada pula bangkai sapi yang sudah menjadi tulang belulang. Tak hanya itu, terdapat juga sisa peninggalan gamelan yang sudah rusak serta botol-botol, kendi, dan tempat penggorengan yang sudah habis dilahap abu vulkanik.
  • Bunker Kaliadem. Berada di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Bunker Kaliadem menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di sekitar Merapi. Tempat ini menyimpan cukup banyak jejak ganasnya Gunung Merapi. Di Bunker Kaliadem terdapat pintu utama yang terbuat dari baja setebal 15 cm, ruangan bunker yang masih memiliki sisa-sisa material Merapi, dan bagian atas yang dilapisi batu serta pasir vulkanis. Bunker Kaliadem yang sudah ada semenjak era kolonial ini dibangun untuk berlindung dari ganasnya Gunung Merapi. Namun tempat ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Saat kejadian erupsi pada tahun 2006, dua relawan yang berlindung di dalam bunker ini tewas tersapu awan panas di dalamnya.
  • Makam Mbah Marijan. Berlokasi di Bendesari, Glagaharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Almarhum Mbah Marijan merupakan Abdi dalem keraton yang bertugas menjaga kelestarian budaya Gunung Merapi selama hidupnya. Beliau turut menjadi korban saat terjadi erupsi Gunung Merapi di tahun 2010. Prabukusumo mewakili Keraton menyatakan, penghormatan kepada Mbah Maridjan karena almarhum telah setia menjaga amanat keraton untuk menjaga budaya keraton di lereng Merapi hingga akhir hayatnya.
  • Petilasan Mbah Marijan. Berlokasi di Kinahrejo-pelemsari, Umbulharjo,, Cangkringan, Kinarejo, Umbulharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Merupakan kediaman Mbah Maridjan yang ikut menjadi saksi ganasnya awan panas erupsi Merapi 2010. Suasana rumah perabotan dan berbagai benda terkait terjangan awan panas di tempat ini dibiarkan seperti aslinya. Dan kini petilasan ini merupakan salah satu destinasi wisata alternatif di Yogyakarta.
  • Batu wajah/alien. Batu besar yang berada di kawasan wisata tersebut terletak di Dusun Jambu, Kepuharjo ,Cangkringan Sleman. Batu besar ini terbawa lahar panas akibat erupsi Merapi pada tahun 2010 silam, ditemukan seorang warga. Menurut Wiwin selaku wakil kepala pengelola wahana di kawasan wisata tersebut, warga yang menemukan batu besar tersebut menganggap mirip menyerupai wajah sebuah makhluk yaitu Alien.

Stonehenge. Tempat wisata kekinian di Kaliurang berikutnya yang menarik untuk kamu kunjungi adalah Stonehenge Cangkringan. Berlokasi di dusun Trutan, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, DIY. Sesuai dengan namanya, Stonehengen Cangkringan merupakan replika mini dari Stonehengen di luar negeri. Kamu akan melihat deretan batu-batu persegi berukuran 200 meter yang ditata sedemikian rupa di atas hamparan rumput.

Pemandangan di sini sangat menarik sekali saat cuaca cerah. Kamu pun bisa menjadikannya latar berfoto yang unik untuk memperindah feed Instagram kamu nantinya. Stonehenge Cangkringan sendiri buka dari pukul 07.00 hingga 17.00 dari hari Senin hingga Minggu. Sedangkan, untuk harga tiket masuknya sendiri yaitu sekitar Rp 10.000.

Desa Wisata Petung. Terletak di Dusun Petung Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Letaknya dekat dengan Gunung Merapi atau sekitar 20 km ke arah utara dari Kota Yogyakarta. Lokasi di Desa Wisata Petung ini masih alami karena selain wilayah dan masyarakatnya masih tradisional, Lokasi Desa ini juga masih dekat dengan Hutan. Selain dari keindahannya, terdapat gardu pandang yang biasa digunakan untuk melihat Keanggunan Gunung Merapi.

Wisata kuliner yang ada di Desa petung juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Desa Wisata Petung memiliki oleh-oleh tradisional berupa dodol, kopi serta makanan umbi-umbian yang dapat menjadi alternative oleh-oleh untuk para pengunjung.

Fasilitas di Desa ini sudah relative lengkap dimana terdapat Penginapan untuk para pengunjung yang ingin menginap, Tempat ibadah, tempat pertemuan samapi dengan Sanggar kesenian. Akses untuk menuju lokasi ini juga mudah karena jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat dengan wilayah parker yang luas dan aman.

Museum Gunung Berapi. Semenjak meletusnya gunung merapi, wisata di Kaliurang pun menjadi sangat populer. Inilah juga yang mencetuskan didirikannya sebuah museum bernama Museum Gunung Merapi. Bangunan dari Museum Gunung Merapi juga sangat unik yakni, seperti bangunan trapesium dengan bangunan segitiga. Saat masuk kamu akan melihat sebuah replika sebaran awan panas yang menjadi instalasi utama dari tempat wisata di Kaliurang.

Bangunan tersebut juga terdiri dari dua lantai yang semuanya berisikan tentang pengarsipan, filosifi kegunungan, berbagai benda yang berkaitan dengan display hingga pemutaran film tentang pendidikan. Museum Merapi berlokasi dekat dengan Merapi Park yaitu tepatnya di Desa Hargoninangun Kecamatan Pakem.

Tlogo Putri Kaliurang. Keindahan Kaliurang juga bisa kamu lihat di Tlogo Putri. Tempat wisata di Kaliurang ini merupakan sebuah embung atau kolam yang di dalamnya terdapat beberapa bebek air mainan. Selain itu, di Tlogo Putri terdapat berbagai permainan untuk anak-anak seperti jungkat-jungkit, ayunan, bianglala dan berbagai wahana permainan seru lainnya.

Tidak hanya pemandangan dan permainannya saja yang menarik, tetapi udara di sini jugasejuk. Kamu dan keluarga pun bisa berkeliling sambil jalan santai di area tempat wisata. Lokasi tlogo putri masih 1 area dengan obyek wisata Kaliurang

Obyek Wisata Klangon. Selain Gunung Merapi keindahan Kaliurang juga bisa kamu lihat dari Bukit Klangon. Dari bukit ini kamu pun bisa melihat indahnya pemandangan lereng merapi yang membentang luas. Untuk melihat semua keindahan tersebut kamu bisa pergi ke gardu pandang yang terbuat dari bambu. Kamu bisa datang ke sini pagi hari untuk melihat keindahan matahari terbit.

Sebaiknya jangan datang lewat dari pukul 07.00 karena pemandangan di sini biasanya akan tertutup kabut. Selain melihat pemandangan, di sini kamu yang suka dengan olah raga bersepeda juga bisa menjajal sirkuit downhill di sini. Obyek wisata ini berlokasi di Kalitengah Lor, Glagaharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Goa Jepang Kaliurang. Berada di Kecamatan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menuju gua dapat ditempuh dari kawasan wisata alam Nirmolo. Rute yang dilalui adalah jalan setapal seperti pendakian gunung. Meski demikian, kondisi rute cukup mudah untuk dilalui karena pihak pengelola dari Taman Nasional Gunung Merapi telah membangun jalan dari batu. Nantinya di tengah jalan, akan ditemui Goa Jepang pertama berupa dua lubang untuk melihat dan mengarahkan senapan. Jalan setapak akan terus berlanjut. Beberapa saat melangkah, akan ditemui percabangan ke Bukit Plawangan.

Ambil jalan yang ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan menuju Goa Jepang. Rute jalan setapak masih sama seperti sebelumnya, yakni dari jalan berbatu. Namun semakin jauh melangkah, kondisi jalan menjadi semakin buruk. Hal itu tentu membutuhkan kehati-hatian bagi siapa saja yang menapakinya.

Kunjungan ke Goa Jepang Kaliurang hanya diperbolehkan sampai pukul 15.00 WIB demi keselamatan. Selain itu, aturan yang wajib dipatuhi pengunjung lainnya adalah tetap menjaga tingkah dan tutur kata, serta tidak membuang sampah sembarangan.

Museum Ullen Sentalu. Museum Ullen Sentalu juga menjadi tempat wisata di Kaliurang yang cukup populer. Berbeda dengan tempat wisata lainnya yang mungkin bisa menjadi latar berfoto yang menarik, di Museum Ullen Sentalu kamu tidak boleh membawa alat perekam apa pun termasuk kamera HP. Di Sini kamu bisa berkeliling ke berbagai ruangan, mulai dari Ruang Seni dan Gamelan yang berisi koleksi berbagai gamelan hingga Guwo Selo Giri yang berisikan lukisan tokoh-tokoh Mataram.

Selain di bagian indoor, kamu juga akan berkunjung ke museum outdoornya yang bernama ruangan Sasana Sekar Buwana dan Koridor Letja Randa. Bagi wisatawan yang ingin ke sini bisa berkunjung langsung ke lokasinya yang berada di Dusun Kaliurang barat, Desa Pakembinangun, kecamatan Pakem.