
cintajogja.com
Dalam situasi yang tidak bisa diprediksi ini, jasa sewa motor jogja benar-benar tidak bisa bernapas. Bisa dibilang ini adalah krisis terburuk bagi jasa sewa motor jogja.
Ya, kita tahu pandemi covid-19 yang sekarang sedang terjadi ini telah melumpuhkan semua sektor usaha. baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan beberapa kebijakan yang notabene adalah untuk menghentikan risiko penularan wabah ini agar tidak semakin meluas.
Kebijakan itu mulai dari ditutupnya obyek-obyek wisata. larangan mudik yang juga sudah keluar permenhub nya (sumber : https://m.detik.com/news/berita/d-4989200/permenhub-larangan-mudik-2020-terbit-ini-isinya) hingga kemudian Terminal, stasiun dan bandara juga kini akhirnya di tutup alias tidak beroperasi.
Kenapa jasa sewa motor jogja mengalami krisis ?
Sewa motor jogja merupakan penyedia jasa transportasi, khususnya penyewaan sepeda motor. Yang mana pelanggan mereka sebagian besar adalah wisatawan.
Dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut diatas. Sewa motor jogja merupakan usaha yang terdampak langsung. Seperti halnya sektor-sektor usaha transportasi lainnya. dipastikan mereka merugi besar karena nihil atau tidak akan ada pemasukan sama sekali.
Bahkan mereka harus masih menanggung biaya-biaya seperti sewa tempat, gaji karyawan dll. Jika kondisi ini tidak segera berakhir. Dipastikan karyawan yang bekerja di jasa transportasi, terpaksa akan mereka rumahkan.
cintajogja rental motor misalnya. Sewa motor yang terkenal murah di jogjakarta. Yang menawarkan harga sewa motor mulai dari 50rb/hari. dan sering kali juga memberikan diskon s/d 10%. Kini embel-embel tersebut menjadi tidak berpengaruh lagi.
Saat ini sewa motor jogja hanya bisa pasrah dengan tabungan yang mereka miliki. Yang mungkin hanya bisa bertahan sampai 1-2 bulan lagi. Setelah itu mereka tak tahu lagi harus bagaimana.
Mungkin mereka hanya bisa berharap maksimal di akhir tahun ini. Pandemi covid-19 ini sudah berakhir tuntas. Dan kebijakan-kebijakan pemerintah diatas tentunya juga akan dicabut. Pemerintah pun juga telah menetapkan libur lebaran mundur di tanggal 28 des 2020 s/d 1 jan 2021.
Saat itulah orang-orang tentunya akan memanfaatkan hari libur panjang itu untuk melepaskan penat mereka. Salah satunya adalah mewujudkan rencana jalan-jalan dan mudik mereka yang tertunda. Dan ini akan menjadi angin segar bagi para penyedia jasa sewa motor di jogja.