Tahun 2021 bagi sektor pariwisata di Jogjakarta, bangkit atau bangkrut !?!

Hingga saat ini pandemi covid-19 masih terus berlangsung. Hal ini membuat pelaku ekonomi sektor pariwisata berbenah dan mencari cara untuk bertahan. Mereka berusaha untuk tetap membuka pariwisata dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sejumlah pihak kini memprediksi bahwa hadirnya vaksin Covid-19 di awal 2021, membawa angin segar dan untuk membangkitkan gairah pariwisata Indonesia. Diprediksi, pariwisata Indonesia akan kembali naik pada semester II tahun 2021 ini.

Menurut Ekonom dari Institute for Development on Economic and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara, pariwisata memiliki peran penting dalam perekonomian. Sebelum pandemi, sektor pariwisata telah menyumbang devisa sebesar 20 miliar US Dollar.

”Penurunan kasus harian dan hadirnya vaksin, akan mendorong pemulihan sektor pariwisata, yang diprediksi berangsung baik di semester II tahun 2021 ini,” ungkapnya, lewat webinar Insight from IdeA, Selasa (30/2/2021).

Jalan Malioboro

Sejumlah objek wisata yang ada di Jogjakarta akan buka selama libur Lebaran. Dinas Pariwisata tidak akan menutup karena memang tidak ada larangan dari pusat. 

“Tidak ada larangan itu, jadi kegiatan tetap jalan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, kepada wartawan, Jumat (30/4/2021

Kebijakan untuk memberikan keleluasaan membuka objek wisata juga tidak lepas dari kebijakan di tingkat DIY. Selama masa pandemi Covid-19 pariwisata yang ada menggantungkan pada wisatawan lokal.  
  
Wisatawan yang datang juga tidak akan dilakukan screening. Namun, mereka wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. 

“Kita kedepankan penerapan protokol kesehatan,” katanya. 

Saat ini sejumlah objek wisata sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para pengelola juga sudah mendapatkan sosialisasi penerapan kebiasaan hidup baru. Bahkan selama masa pandemi Covid-19 SOP penerapan prokes sudah berjalan dengan baik. Termasuk kelengkapan sarana dan prasaran di tempat wisata sudah lengkap.  

Dengan langkah ini, mudah-mudahan sektor pariwisata di Jogja akan bisa bangkit. Dimana hal itu juga berdampak pada sektor-sektor yang lain, terutama sektor transportasi.

Bagi anda wisatawan dari luar jogja yang tidak membawa kendaraan pribadi, kami sarankan untuk menyewa motor. Dengan menyewa motor, liburan anda akan lebih feksibel, lebih memuaskan & mampu menjangkau lebih banyak tempat wisata di jogja.

Info mengenai sewa motor jogja anda bisa hubungi cintajogja rental motor di nomor 081230440052/085729237980. Harga mulai dari 60rb/hari sudah bisa keliling jogja 24 jam penuh. di cintajogja rental motor juga memberikan diskon sewa hingga 10%. Anda bisa buktikan sendiri…